Sekelompok orang dengan tampilan gagah, baju rapi dan bertopi berkumpul pada salah satu sudut warung kopi terkenal. Pembicaraan serius mungkin yang sedang mereka lakukan, terlihat beberapa orang mengkerutkan dahinya memperhatikan satu orang yang sedang berbicara. Hampir tidak ada tawa diantara mereka hingga secangkir kopi telah mereka habiskan.
Tidak beberapa lama datang dua orang menggunakan seragam yang sama dengan kelompok orang tersebut. Kembali terlihat beberapa orang semakin serius mendengarkan satu orang yang berbicara, kali ini orang yang baru datang bagian yang berbicara. Hampir kurang lebih 15 menit orang tersebut berbicara dan langsung pergi meninggalkan kelompok bersama satu temannya yang datang bersamanya.
Kembali kelompok tersebut memulai pembicaraan yang serius. Salah seorang yang sangat menarik perhatian dari tampilannya, berbadan besar serta rambut janggut tebalnya membuat seolah-olah dialah pimpinan dari kelompok tersebut. Obrolan semakin seru karena beberapa kali ucapan dia sampai terdengar dari jarak 15 meter dari tempat mereka berkumpul. "Harus Bisa!!!" ucapan yang kurang lebih lima kali dia lontarkan dengan nada yang keras.
Tepat dua jam sudah berlalu, tidak ada satupun yang tertawa dari mereka. Hanya raut wajah senyum dari beberapa orang, tanda menghormati satu orang yang telah selesai berbicara. Setelah itu, mereka kerutkan lagi dahinya sambil sesekali membuka topi dan menggaruk kepalanya.
Kriiinggggg..... Kring.... Kriiiingggggg..... Kring.......
HP ku berbunyi, kemudian ku angkat. "Cuk, kuliah ora cuk... iki wis meh rampung kuliahe!!".
Aku baru sadar, ternyata satu mata kuliah terlewati karena terlalu memikirkan kehidupan orang lain yang tidak ada kaitannya dengan kehidupan kuliahku. Kemudian kutinggalkan warung kopi itu sambil tertawa dalam hati sendiri, "Jancuk, hahahahaha".....
(tamat)

0 Comments